Senin, 29 Juni 2009

Rafsanjani Tunjukkan Kesetiaan, Gejolak Mereda


George Gallaway, anggota Parlemen Inggris, dalam wawancara dengan televisi Alalam mengatakan bahwa Inggris mengerahkan seluruh media untuk menciptakan destabilitas politik dalam Iran.

Sementara itu dilaporkan bahwa Pemerintah Iran menahan 8 warga Iran yang bekerja sebagai staf di kedutaan Inggris. Mereka diatngkap karena terbukti melakukan serangkaian provokasi demi mengacaukan pilpres dan menyebarkan isu-isu yang memojokkan sistem Republik Islam.

Tindakan ini diambil beberapa haris setelah pihak Deplu Iran mengusir dua dilpomat Inggris yang terbukti melakukan aktivitas di luar tugas diplomatiknya.

Situasi politik di Iran berangsur reda, terutama setelah Ayatullah Hashemi Rafsanjani, Ketua Dewan Pertimbangan Masalahat, mengeluarkan pernyataan yang berisikan kecaman terhadap Barat yang sengaja mencampuri urusan dalam negeri Iran. Pada bagian lain dari pernyataannya, Rafsanjani mengatakan bahwa instruksi Ayatullah Uzhma Ali Khamenei, selaku Pemimpin Tertinggi, terkait perlunya menggunakan jalur konstitusional untuk menyampaikan gugatan, merupakan kata pemutus yang mesti dipatuhi.

Tidak ada komentar: