Kamis, 11 Juni 2009

Blunder Politik Hashemi Rafsanjani



Ahmadinejad dan Rafsanjani
Ahmadinejad dan Rafsanjani
Paska menulis surat terbuka kepada Rahbar, bukannya mendapat simpatis dari public malah sikap Rafsananji tersebut menjadi blunder politik yang menjatuhkan Rafsanjani. Dari instansi dan pembesar justru balik bertanya kepada Rafsanjani, Karroubi yang dikenal dekat dengan Rafsanjani juga mengecam keras sikap Rafsanjani.

Khatib Imam shalat imam Jum’at Teheran, Sayyid Ahmad Khatami berjanji akan menjawab surat tersebut setelah pemilu. Khatib Shalat Jumat Mashad, Sayyid Ahmad Alamul Huda, Ayatullah Mamduhi, Anggota Dewan Syura Jamiah Mudarrisin Hauzah Ilmiah Qom, Hujjatul Islam wal Muslimin Hamid Rasha Anggota Parlemen Iran di Tehran, Hujjatul Islam wal Muslimin Abul Qhasim Ali Zodeh, Wakil Rahbar di Pasdaran Kerman dan petinggi lainnya akan meminta pertangungjawaban surat terbuka Rafsanjani yang di kirim ke Rahbar.

Dari Qom dikabarkan kemaren sore 10/06/09 di Faidhiyeh, para pelajar yang tergabung dalam pengikut Garis Imam mengadakan demonstrasi mengecam surat terbuka Rafsanjani ke Rahbar. Ikatan Ustad dan Hauzah Ilmiah se-Qom, Ikatan Mahasiswa Qom, Dewan Syura Hauzah Ilmiah Qom, Ikatan Pemuda Pengikut Garis Imam dan sejumlah instansi-instansi penting di seluruh Iran akan menjawab dan menanyakan surat Rafsanjani ke Rahbar setelah pemilu.

Disebutkan setelah menulis surat ke Rahbar, Rafsanjani akan mengadakan jumpa press untuk menjelaskan kepada publik bahwa Ahmadinejad telah merusak citra revolusi yang dibangunnya bersama Imam dan Rahbar, namun entah sebab apa jumpa press tersebut gagal.

Selain menjelaskan ke publik kondisi Iran setelah tampuk kepresidenan di pegang Ahmadinejad, Rafsanjani juga akan meletakkan jabatannya sebagai Ketua Dewan Penentu Kemaslahatan Pemerintah, sebagai bentuk dari lepas tangan dari pemerintahan Ahmadinejad yang di anggap telah melenceng dari garis revolusi.

Tidak ada komentar: